-->

BARISAN KAKU HIDUPKAN API PERJUANGAN KAUM TERTINDAS

 BARISAN KAKU HIDUPKAN API PERJUANGAN KAUM TERTINDAS



bapak republik yang di lupakan
         

Ratama-  langsung saja sahabat dalam postingan kali ini teamratama akan sedikit berbicara tentang kesadaran,dan manusia di persimpangan kebiadaban penguasa pemanipulasi zaman. Bicara bekal hidup adalah pedoman baik sisi keyakinan dan spiritual agama, selain itu dalam hidup pun kita akan di hadapkan dengan pilihan dan prinsip kehidupan , yang pasti untuk menuju kesana semua pasti kita perlu kesadaran atas jalan mana yang harus kita tempuh karena setiap tujuan pasti ada jalan dan untuk sampai pada tujuan pasti banyak jalannya.  so... ketentuan oleh dirimu sendiri karena yang tau kapasitas dan arah kedepan adalah kita sendiri , sang kuasa lah yang mengatur alurnya namun bagaimana kita serius dan sadar akan tugas dan tujuan kita sebagai manusia .

Langsung saja pada pokok pembicaraan , tentang BARISAN KAKU HIDUPKAN API PERJUANGAN KAUM TERTINDAS. Tepat nya pada tulisan ini hanya sebuah review dan refleksi kinerja otak untuk mempertajam pandangan kebelakang tentang kehidupan sebelum indonesia merdeka dengan tujuan untuk bekal pengetahuan rancangan jalan hidup di masa kini dan depan yang akan kita lalui.

Pertama yang akan kita bicarakan adalah kondisi masyarakat dan tantangan zaman pada hari ini.  Pada saat ini tidak bisa kita pungkiri bahwa kondisi nyata bangsa indonesia pada saat ini mengalami kemunduran jika di bandingkan dengan kondisi dulu pra kita memasuki yang nama nya kemerdekaan bangsa dan negara tercinta ini, yang paling komplek ialah tentang konsepsi pendidikan yang di kemas sekian rupa sampai kita tak sampai dan sadar akan apa kiranya bentuk atau sistem pendidikan yang di sugukan pada generasi – generasi bangsa bumi pertiwi ini. Berbeda dengan konsep pendidikan pada masa bodoh akan penindasan bangsa asing pada bumi pertiwi kita ini.

Dulu penggagas republik ini dan perjuangan pahlawan kemerdekaan selain untuk membebaskan indonesia dari kolonialisme (penjajah)yang memenopoli masyarakat dan sumber daya alam kita ini. Pendidikan pula yang menjadi tujuan pendahuluan kita , karena Tan Malaka pernah berkata dalam bukunya Aksi Masa bahwa pendidikan lah senjata tajam untuk melawan pembodohan penjajahan negara agresor di negara kita, dan itu lah jawaban kenapa dulu baik SI ( sarekat islam) pimpinan tjokroaminoto mendirikan SR sekolah rakyat di semarang dan bandung , dan Tan Malaka mendirikan sekolah rakyat pula untuk anak perkebebunan di deli dan tokoh-tokoh lain yang sadar akan pentingnya pendidikan pada masa itu untuk generasi dan anak bangsa bumiputra ini.

Dengan didirikan nya banyak sekolah rakyat yang bertujuan untuk mencerdaskan generasi bangsa maka banyak pemuda yang terdidik dan mampu berfikir kritis sehingga di masa nya mereka bisa berinisiatif untuk memperjuangkan negri untuk mengisi harkat serta mertabat bangsa serta kebebasan negara ini dari lobang lumpur kolonialisme, dan juga para tokoh indonesia dulu bahwa pendidikan apa yang sesuai dengan rakyat indonesia , mereka berkata PENDIDIKAN YANG DIBUTUHKAN ADALAH SEKOLAH KERAKYATAN.  Jadi, itulah yang akan menjadi bekal kedepan untuk generasi bangsa mengais ketertindasan bangsa indonesia.

Tiga point konsep yang kami rasa sampai hari ini masih relevan di buat refrensi dan pedoman kita dalam menjalani belajar dan mengajar dalam kontesk pendidikan dari Tan Malaka bahwa  tujuan pendidikan ialah “memperkukuh kemauan , mempertajam kecerdasan , dan memperhalus perasaan “. 

Selain pendidikan hal yang dulu semoga saja masih relevan dengan zaman kali ini bahwasanya mental itu sangat di perlukan karena itulah yang akan membangun karakter bangsa dan diri kita,untuk apa untuk mencapai kapasitas diri dan melalui perjalan menemukan jati diri dengan seiringan dengan belajar baik ilmu apapun karena sejatinya kita merdeka dalam berfikir bertindak dan sebagainya . dan kolektifitas lah yang perlu kita tanam dan timbuhkan dalan diri kita baik kepada keluarga khusus nya dan kepada orang lain umum nya (bangsa ) untuk apa ? Jawaban nya adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam suatu golongan atau organisasi untuk satu misi melawan hal yang menyalai hak dan kewajiban sebagai umat dan bangsa manusia khusus nya negeri kita.

Pada kutipan AKSIMASA (karya Tan malaka) bahwa senjata yang paling ampuh tajam dan berbahaya dalam melakukan revolusi ialah aksi masa ( persatua manusia ), karena suara rakyat adalah suara Tuhan. Dan ketika kita bicara revolusi Tan juga berkata bahwa REVOLUSI MENCIPTA BUKAN DI CIPTA, kenapa seperti itu karena sang revolusi terjadi bukan karna pemimpin pasukan ataupun karena pimpinan yang hanya mampu mengumpulkan masa, namun revolusi tercipta karena kondisi dan tuntutan hati rakyat dengan apa kita tahu dan bisa melakukan agitasi propaganda tinggal mencetus lah revolusi ? Jawaban nya dengan kita mau turun langsung turun ke kehidupan rakyat karena menerka nerka tidak lah cukup sama sekali untuk melakukan aksi masa untuk revolusi.

Jika kita sudah menarik busur panah fikiran kita di atas maka kedepan mari lah kita refleksi bersama bagaimana kita bisa menumbangkan ketidak adilan dan penindasan yang ada di kehidupan sekitar kita hari ini dan bagaimana kita melakukan perwujudan cinta bangsa dan tanah air kita.

Akhiron

Oleh
Teamratama (ZA)

LihatTutupKomentar