Oleh : Moh. Zalhairi[1]
I
|
su pendeklarasian rayon di PMII Komisariat Ibnu Rusyd UNIKAMA telah lama terdengar, bahkan sejak priode kepengurusan komisariat 2010-2011 yang pada saat itu jabatan ketua komisariat masih dijabat oleh Sahabat Busairi yang akrab disapa Edo. Namun meski santer terdengar mengenai hal tersebut, hingga akhir kepengurusan Sahabat Busairi, deklarasipun tidak kunjung dilaksanakan disebabkan oleh beberapa hal. Semakin meningkatnya jumlah Anggota di tubuh PMII Kom. Ibnu Rusyd UNIKAMA, dan demi efektifitas kaderisasi terhadap anggota, menjadi dasar pelebaran sayap-sayap organisasi. Mengingat pendirian Rayon memang hakikatnya mengerucut pada tujuan tersebut.
Semangat Warga PMII UNIKAMA untuk melebarkan sayap-sayap organisasi terus bergejolak hingga masa priode kepengurusan berikutnya (2011-2012) yang diketuai oleh Sahabat Ridwan Basori. Pada masa priode kepengurusan inilah usaha-usaha untuk pendeklarasian rayon mulai dilakukan.
Untuk mensukseskan keinginan sahabat-sahabat di PMII UNIKAMA yang sudah lama terpendam akhirnya mulai termanifestasikan dengan dibentuknya team care taker pada tanggal 10 Mei 2012 yang di sahkan berdasarkan Surat Keputusan PMII Komisariat Ibnu Rusyd UNIKAMA Nomor: 15.PK-III.V-04.A-I.04.2012, Tentang Surat Keputusan pembentukan Team Care Taker persiapan pembentukan Rayon. Team ini deberikan otoritas untuk menganalisis segala hambatan dan kesempatan yang dimiliki untuk pendirian rayon (analisis SWOT), yang merupakan sesuatu yang wajib di lingkungan PMII.
Pada saat itu team yang dibentuk untuk mempersiapkan pendirian rayon yaitu dua team. Karena sejak isu pendirian rayon mulai terdengar sahabat-sahbat PMII UNIKAMA ingin mendirikan dua rayon. Yang pertama Rayon gabungan yang terdir dari beberapa fakultas non-pendidikan dan rayon fakultas pendidikan (FKIP). Team care taker dari rayon non-pendidikan pada saat itu diketuai oleh Sahabat Moh. Zalhairi yang juga masih menjabat sebagai Waka (wakil ketua) satu yang menaungi kaderisasi di PMII Komisariat Ibnu Rusyd UNIKAMA. Sedangkan dari team FKIP yang mengetuai adalah Sahabat Taufik. Setiap team terdiri dari 10 orang. Satu orang ketua dan sembilan orang anggota.
Diatara sahabat-sahabat yang menjadi team care taker pendirian rayon non-FKIP adalah:
- Sahabat Moh. Zalhairi, (Sastra Inggris)
- Sahabat Hendri Kurniawan, (Sistem Informatika)
- Sahabat Hoiril Anwar, (Sistem Informatika)
- Sahabat Reo Angga, (Tekhnik informatika)
- Sahabat Fredy Nugraha, (Peternakan)
- Sahabat Sudarsono, (Peternakan)
- Sahabat Ahmad Mahfud, (Tekhnik Informatika)
- Sahabat Herul Makmun, (Tekhnik Informatika)
- Sahabat Pipink Ramadiyansah, (Tekhnik Informatika)
- Sahabat M. Ikhsan, (Tekhnik Informatika)
Rayon Tan Makan sendiri merupakan rayon gabungan non-FKIP sebelumnya. Team care taker dari setiap Rayon diberikan otoritas untuk melakukan persiapan dalam jangka waktu ± satu bulan terhitung sejak pertengahan April hingga 14 Mei 2012. Pada saat persiapan pendirian Rayon Sahabat-Sahabat sebenarnya sedang disibukkan oleh agenda Komisariat Untuk melakukan seminar Nasional dalam rangka HARLAH PMII Komisariat Ibnu Rusyd yang berbarengan dengan Harlah PMII nusantara pada tanggal 17 April 2010. Karena beberapa hal, peringatan HARLAH PMII Nusantara dan Komisariat di langsungkan pada tanggal 25 Mei 2012. Namun dengan keinginan dan semangat sahabat-sahabat untuk mendeklarasikan rayon berbarengan dengan HARLAH Komisariat Dan PMII nusantara, persiapanpun selesai pada tanggal 14 Mei, dan hari berikutnya pada tanggal 15 Mei 2012 RTAR pertama yang dihadiri langsung oleh Sahabat Iden Robet Ulum selaku Ketua Umum dan beberapa jajaran pengurus cabang lainnya. Proses berlangsungnya RTAR pertama, hanya dalam waktu satu hari.
Pada saat Sidang pembentukan nama Rayon, terdapat beberapa opsi Nama yang sempat terlontar dari sahabat-sahabat diantaranya:
- Farak Fauda, oleh sahabat Hoiril Anwar yang sudah lama digadang-gadang menjadi nama Rayon PMII non-FKIP
- Tan Malaka, oleh sahabat Hendrik Kurniawan
- Ibnu Arrawandi, oleh sahabat Sudarsono dan
- Al-ghazali, oleh sahabat Mahfud.
Setelah melalui rasionalisasi dari masing-masing pengusung, melalui pemilihan langsung disepakati TAN MALAKA sebagai nama Rayon non-FKIP dengan rasionalisasi bahwa semangat revolusioner dan cara berpikir TAN MALAKA diharapkan menjadi karakter setiap anggota dan kader Rayon non-FKIP dalam menggiring perubahan bangsa dan negara. REVOLUSI 100% itulah gumam TAN MALAKA.
Sedangkan pemilihan ketua Rayon sendiri, yang merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh sahabat-sahabat, beralangsung sangat menegangkan. Terdapat beberapa calon di antaranya: sahabat Moh. Zalhairi, sahabat Sudarsono, sahabat Hendri Kurniawan, dan sahabat Reo angga. Dan akirnya sahabat Moh. Zalhairi terpilih menjadi ketua Royon pertama PMII Kom. Ibnu Rusyd UNIKAMA melalui pemilihan yang jujur dan demokratis. Dengan demikian jabatan Bidang satu di Komisariat harus diresufsfel. Dan sahabat Nazilunnaqli menjabat sebagai Waka satu yang baru.
Setelah RTAR dilaksanakan dibentuklah team formatur untuk menyusun kepengurusan Rayon TAN MALAKA priode 2012-2013. Sahabat-sahabat yang masuk menjadi team formatur berdasarkan keputusan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) nomor: Istimewa, tentang: Hasil Pemilihan Ketua Rayon Dan Team Formatur ialah: Moh. Zalhairi, Sudarsono, Hendrik Kurniawan, Hoiril Anwar, dan Reo Angga. Hanya berselang satu hari, kepengurusan yang dibentuk oleh team formatur pun terbentuk. Dan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Cabang PMII Kota Malang Nomor:.....134 ......, akhirnya kepengurusan yang telah terbentuk resmi dilantik pada tanggal 25 Mei 2012.
Berikut struktur kepengurusan PMII Rayon TAN MALAKA periode pertama (2012-2013).
Ketua : Sahabat Moh. Zalhairi
Wakil ketua : Sahabat Kholiq
Sekertaris : Sahabat Hoiri Anwar
Wakil sekertaris : Sahabat Sasul Arifin
Bendahara : Sahabat Yasin
Wakil bendahara : Sahabat Farid
Departemen Kaderisasi
Kordinator : Sahabat Hendri Kurniawan
Anggota : Sahabat Sudarsono, Sahabat Mahfud
Departemen Gerakan
Kordinator : Sahabat Reo Angga
Anggota : Sahabat fredy Nugraha, Sahabat Fendy Ramadiasyah
Departemen Agama dan Kebudayaan
Kordinator : Sahabat M. Ikhsan
Anggota : Sahabat Agus Rianto, Sahat Herul Makmun
Deklarasi rayon merupakan starting point di PMII UNIKAMA, yang tidak lain tujuannya untuk mewujudkan cita-cita PMII menjadi sebuah organisasi garda terdepan dalam mencetak kader-kader atau generasi penerus bangsa yang tidak hanya pola pikirnya mengarah pada indvidualisme, akan tetapi terbentuknya sebuah jiwa dan karakter generasi yang kritis (anti kemapanan), dan siap dalam mendampingi rakyat dalam mewujudkan sebuah tatanan kehidupan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana ruh pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara.
Tangan terkepal dengan semangat revolusi. siapa lagi yang akan menggiring perubahan bangsa dan negara. Siapa lagi yang akan meruntuhkan rezim-rezim diktator dan otoriter. Siapa lagi yang akan menjadi benteng kebijakan rezim pemerintahan yang tidak pro rakyat. Dan siapa lagi yang akan meneruskan membangun bangsa. Jika bukan sahabat-sahabati se mua. Selamat meneruskan perjuangan. Masa depan bangsa ada di tanganmu.
