-->

KONSPIRASI : TEORI ATAU KEBENARAN

Teori atau kebenaran

Bagi beberapa orang yang sering update tentang berbagai peristiwa, tentu tidaklah asing dengan yang namanya konspirasi. Ya, berbagai teori konspirasi selalu turut membayangi setiap kali ada suatu peristiwa besar yang misterius dan terjadi secara tiba-tiba. Konspirasi adalah suatu bentuk persekongkolan antara para penguasa dengan maksud dan tujuan tertentu namun bersifat misterius dan disamarkan sehingga terlihat seperti suatu peristiwa/kejadian yang insidental/kebetulan. Konspirasi umumnya berkaitan dengan masalah politik yang mengutamakan suatu golongan untuk mencapai kepentingan mereka.

Konspirasi yang paling banyak beredar adalah teori konspirasi global. Dimana disebutkan dalam teori ini bahwa dunia dikuasai oleh beberapa secret society yang memiliki tujuan untuk menciptakan dunia yang satu, satu pemerintahan, satu negara, satu budaya dan satu agama. Beberapa secret society yang terkenal antara lain adalah freemasonry, Illuminati, Bohemian Groove, Club of Rome dan lain-lain. Menurut teori konspirasi global, kelompok-kelompok inilah yang saat ini menguasai dunia. Mereka terdiri dari presiden, wakil presiden, pengusaha, bankir internasional, senator dan masih banyak lagi jabatan penting lainnya. Dengan memiliki jabatan dan kekuasaan maka tentu mudah bagi mereka untuk melaksanakan tujuan akhir mereka yang disebut dengan ‘dunia yang lebih baik’ versi mereka. Namun perlu digaris bawahi bahwa secret society ini merupakan perkumpulan yahudi yang sudah sejak lama terbentuk dan bergerak secara rahasia. Kenapa Yahudi ? Well masyarakat Yahudi pada umumnya merupakan masyarakat yang cerdas. Mereka biasanya menggunakan berbagai simbol dan codex magica. Beberpa simbol itu antara lain all seeing eye, piramida, kepala kambing, burung hantu, pentagram dan lain – lain. Jika kita lebih teliti, beberapa tatanan gedung dunia membentuk simbol mereka. Hal itu tak lepas dari suatu teori bahwa mereka telah menguasai arsitektur dunia sehingga berbagai simbol mereka tersebar diseluruh dunia.

baca juga:


Beberpa simbol mereka juga dapat dijumpai di film-film Hollywood, entah ini suatu kebetulan atau bukan tapi inilah teori konspirasi. Para zionis mencoba merubah mainset masyarakat dunia secara perlahan melalui industri film dan musik dunia. Mereka menyisipkan apa yang ingin mereka sampaikan melalui berbagai film dan musik. Terkadang kita bertanya-tanya ‘Siapa yang mau membuat film dengan tema yang seperti itu ?’ . Beberapa musik juga memiliki suatu isi yang aneh pada liriknya, tak perlu saya sebutkan karena tentu masyarakat dapat menebaknya sendiri. Pemerataan budaya juga sudah dilakukan atau yang biasa kita sebut dengan Globalisasi. Globalisasi dikenal dengan dunia tanpa batas artinya semua orang di berbagai belahan dunia dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi. 

Selain itu, dengan adanya era globalisasi ini, teknologi semakin canggih sehingga informasi dapat menjangkau ke seluruh dunia. Sangat bermanfaat bukan ? Tetapi Bukankah Globalisasi juga upaya untuk meng-global-kan budaya masyarakat dunia ? Maksudnya seperti ini, dengan teknologi yang semakin canggih membuat kehidupan manusia semakin terbuka dan tak ada privasi begitu juga dengan budaya. Di belahan bumi barat dapat mengetahui bagaimana budaya rakyat timur dan sebaliknya. Hal itu membuat setiap individu dapat mencontoh, meniru dan menerapkan budaya yang notabene berasal dari negara atau benua lain bukan ?. Tetapi cukup aneh yang saya rasakan sekarang itu budaya dunia cenderung ke budaya barat ? is that right ?. Yang ingin saya katakan disini adalah mereka akan melakukan berbagai hal yang menurut akal kita itu tidak mungkin mereka lakukan. Tetapi mereka akan terus melakukannya hingga mencapai tujuan akhir mereka.
Namun banyak kendala yang harus dihadapi, salah satunya adalah banyaknya populasi manusia saat ini. Oleh karena itulah mereka meluncurkan suatu program yang disebut ‘depopulasi manusia’ atau mengurangi populasi manusia. Bagaimana mereka melakukannya ? Well, itu sudah berlangsung sangat lama.

Perang dunia I, Perang dunia II, Berbagai wabah penyakit juga diduga merupakan usaha untuk men-depopulasi manusia. Wabah flu burung misalnya, pertama kali muncul tahun 1997 di Hongkong saat itu menjadi wabah yang mematikan dan memakan puluhan korban serta terus mewabah hingga saat ini. Yang juga harus disoroti saat itu adalah peternakan lokal terpaksa ditutup walau tidak semuanya terwabah hingga akhirnya Hongkong harus mengimpor daging dari luar negeri. Menarik bukan ? Sekali mereka menjalankan program, dua tujuan terlampaui. Tujuan pertama yaitu mengurangi populasi manusia, sudah terbukti dengan mewabahnya flu burung hingga saat ini yang masih terus memakan korban. Tujuan yang kedua tentu saja keuntungan finansial, saat Hongkong menutup peternakan lokalnya secara otomatis mereka harus mengimpor ke luar negeri. Salah satu perusahan yang tidak disebutkan namanya mendapatkan keuntungan besar terkait hal itu. Dan dikatakan bahwa, perusahaan ini merupakan salah satu jaringan kelompok secret society. Sekali dayung dua pulau sudah didapat !

Salah satu peristiwa menarik yang santer dengan konspirasinya adalah runtuhnya menara WTC. Pada 11 September 2001, dua menara WTC runtuh akibat ditabrak oleh pesawat yang diduga dibajak oleh kawanan teroris yang dikepalai oleh Osamah Bin Laden. Bin Laden memang mengakui bahwa peristiwa 9/11 memang akibat ulah jaringannya. Namun jika ditelisik lebih lanjut terdapat banyak kejanggalan pada peristiwa itu. Mulai dari tayangan live CNN. Bagaimana mungkin suatu peristiwa besar atau suatu bencana yang memakan banyak korban ditayangkan secara live ? seakan-akan memang direncanakan. Pihak yang mengklarifikasi menyatakan bahwa CNN menayangkan live untuk acara lain dan ini secara kebetulan. Tapi akankah kebetulan itu hingga memperhatikan sudut dan sisi terbaik untuk penayangan live ? .

Kejanggalan juga terdapat pada nama teroris yang dirilis oleh Amerika Serikat. Semua nama yang dirilis itu diketahui masih hidup, jika memang mereka yang melakukan aksi terorisme bukankah seharusnya mereka sudah mati ?. Dan yang lebih penting lagi adalah, didaftar penumpang pesawat, tidak terdapat satu pun nama yang berbau arab atau timur tengah. Jika pembaca ingin megetahui lebih lanjut bagaimana rekayasa yang dilakukan oleh pemerintah Amarika Serikat mengenai runtuhnya menara WTC, saya sarankan bagi pembaca untuk menilik lebih lanjut Buku karya Jerry D. Gray yang berjudul The Real Truth : Fakta Sebenarnya Tragedi 11 September.

Lalu apa teori konspirasi yang beredar mengenai runtuhnya menera WTC ?. Simple saja. Runtuhnya menara WTC sudah dirancang sejak lama, hal itu dapat dilihat dari beberapa kode 9/11 pada beberpa film hollywood. Hanya saja tak banyak yang mempercayai bahwa kode itu memang kode waktu runtuhnya menara WTC. Runtuhnya menara WTC juga membuat pereonomian dunia menjadi tidak stabil, tentu saja ini bisa dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menguasai ekonomi dunia. Seperti yang terjadi sekarang, ekonomi dunia seakan-akan dipegang oleh The Fed. Kita menganggap bahwa The Fed dikendalikan oleh Pemerintah Amerika Serikat. Tapi kenyataannnya ? Silahkan pembaca cari tahu sendiri.

Masih banyak contoh mengenai konspirasi yang sedang berlangsung di dunia kita saat ini. Dan banyak versi pula yang melatar belakangi suatu konspirasi. Contohnya adalah ada versi yang mengatakan bahwa semua secret society berada dibawah illuminati, namun ada juga yang mengatakan bahwa illuminati tidak membawahi secret society yang lain karena freemason lahir sebelum illuminati didirikan. Dan menurut sejarah, illuminati juga sudah bubar walaupun di beberapa versi mengatakan bahwa mereka kembali mendirikan illuminati secara rahasia. Selain itu, juga masih banyak versi teori konspirasi yang beredar, ada yang berdasarkan data dan ada juga yang hanya berupa spekulasi.

Dengan banyaknya versi, tentu banyak orang yang meragukan kebenaran konspirasi. Hal itu menambah keyakinan bahwa konspirasi hanyalah suatu spekulasi tak berdasar yang digunakan untuk alat propaganda. Saya tidak setuju dengan mengatakan bahwa konspirasi adalah alat propaganda. Karena melihat tokoh konspirasi seperti Jerry D. Gray, Zaynur Ridwan, Jagad A. Purbawati yang sudah menerbitkan beberpa buku mengenai konspirasi, mereka tidak terlihat memiliki jabatan politik atau apapun itu. Mereka hanya ingin mencari suatu kebenaran dari banyaknya bukti yang mereka himpun. Tak semua orang mempercayainya. Tapi perkenankan saya mengatakan bahwa, konspirasi berbalut teori yang berdasar akan segala bukti dokumentasi dan juga berbagai data untuk mendukung teori yang mereka ungkapkan pada masyarakat. Namun, kebenaran akan teori itu kembali lagi pada masing-masing individu yang mengamati dan turut mempelajari. Mempercayai konspirasi hanya sebagai teori atau Konspirasi yang mengungkap suatu kebenaran.

Oleh:
Dwi Wahyuni
LihatTutupKomentar