KOTA
Malang yang dikenal sebagai kota bunga tak pelak menjadi jujugan wisatawan
lokal hingga mancanegara. Buku tamu Malang Tourism Information Center misalnya,
puluhan wisatawan berbagai negara setiap harinya singgah dan bertanya seputar
lokasi wisata di Kota dan Kabupaten Malang.
Sayangnya kenyamanan para wisatawan tercoreng dengan
banyaknya pengemis yang memburu rupiah spesialis wisatawan. Pengemis jalanan
memang bukan hanya problem sosial di Kota Malang, juga berdampak terhadap
kenyamanan wisatawan. Wisatawan mengeluhkan banyaknya pengemis jalanan yang
datang menghampiri untuk meminta sepeser rupiah.
Kenapa tak berkaca pada negara lain cara mengatasi problema
pengemis jalanan. Tak usah jauh-jauh ke Eropa. Vietnam pun cukup. Menurut Bao
Bao, wisatawan asal Vietnam, saat ada pengemis bergentayangan, pemerintah
bertangggung jawab mencari dan mengirim mereka ke tempat dimana mereka bisa
bekerja. Hal itu dilakukan demi kenyamanan wisatawan yang berkunjung.
Moh Zalhairi
Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Kanjuruhan Malang
(Tulisan ini terbit di Surya cetak edisi Senin, 11 Maret 2013)
(Tulisan ini terbit di Surya cetak edisi Senin, 11 Maret 2013)
.jpg)