Mahasiswa Dan kontemporer
TEAMRATAMA – Dalam pembahasan kali ini TEAMRATAMA akan membahas tentang mahasiswa kontemporer karena zaman akan terus berganti sedinamis mungkin serta pola fikir,gaya, dan budaya apapun tak mustahil mengalami pergeseran yang amat riskan jika tidak kita barengi dengan memahami zaman serta dapat mendinamsasi zaman, karna pasti berbeda masa lalu dengan masa kini ataupun masa yang akan datang , maka dari itu kita sebagai bisa di bilang biasa nya sebagai mahasiswa kekinian (kontemporer) perlu memahami dimana kita kita hidup ini dengan zaman yang kita lalu ini, dan tinngkatkan semangat mencari,belajar,bekerja keras untuk membekali masa depan kita nanti, dan jangan kecil pernah putus asa, yakini bahawa “SETIAP ORANG PASTI ADA MASA NYA, DAN SETIAP MASA PASTI ADA ORANG NYA “ .harapan kali ini tentang mahasisawa kontemporer yang kita tulis bagi pembaca bisa memahi zaman nya dan bisa tau pada kriteria mana kita pada macam –macam mahasiswa kontemporer ( kekinian).
Sebelum kepada macam-macam mahasiswa kontemporer mungkin kita akan berefleksi bersama tetang tugas mahasiswa disisi lain taggunag jawab awal adalah kepada orang tua yang membiayai kita merelakan kita merantau jauh dari dari keluarga di kampuang halaman , di sisi lain mahasiswa
mempunyai tangung jawab dan tugas lebih dari hanya belajar kuliah pulang, tugas lain dari
itu sebagai penyandang gelar sebagai mahasiswa, merupakan suatu kebanggan sekaligus tantangan,
perlu kita sadari dan isyafi bersama tugas gita sebagai anak muda bangsa yang di harapkan oleh
bangsa dan negara ini peru kita sadari bersama, tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa
begitu besar, pengertian sebagai mahasiswa tidak bisa kita artikan kata per kata, mahasiswa
adalah seorang pemabawa masa depan bangsa dan negara ini dan perubahan, menjadi seseorang
yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang do hadapi oleh masyarakat khususnya
negara tercinta republik indonesia ini , sudah menjadi keharusan sebgai anak bangsa untuk meyakini dan melakukan tugas ini sebgai mana hak dan tanggung jawab mahasiswa secara luas nya.
Dalam singkat kata pula berikut lah peran dan fungsi mahasiwa secara harfiah, pertama Agen of change, yakni mahasiswa sebagai pembawa perubahan baik SDA/SDA serta sistem ekonomi , sosial, dan politik bangsa ini. Yang kedua mahasiswa sebagai agen of control, yakni mahasiswa sebagai pengontrol kehidupan sosial, seperti contoh mengkontrol keadaan ataupun peka atas pa yang terjadi dan menjadi probem masyarakat. Yang ketiga, agen of social, yakni mahasiswa yang secara pemikiran luas dan berintelektual serta kritis ,bisa peka atas civil sociaty , sosio politik sosio ekonomi yang berkembang di masyarakat kita. Pendeknya sebagai jembatan masyarakat dengan pemeritahan pula.
Dan tentang mahasiswa kontemporer, menghadapi budaya kontemporer (kekinian), memang tidak muda mmebuat gosip sana-sini sebagai mana yang mungkin kurang dari 24 jam kita temui baik dimedia nyata mapun maya, untuk mahasiswa khusus nya, budaya kontemporerini secara sadar maupun tidak sadar kita telah bahkan akan terus berkembang memperngaruhi ideologi tentang mahasiswa itu sendiri, perlu kita sadari bersama saat ini dunia seperti tangah terperangah dengan “revolusi informasi” dan mempersempit pula revolusi mental, contohnya sosila media di internet , televisi yang kini menjadi sangat populer sebagai produk cetar di zaman kontemporer ini. Makadari itu mari kita berfikir kembali sampai mana kita hari ini berselancar sebgai mahasiwa kekinian (kontemporer), mendinamisasi zaman atau terjebak dalam zaman ?. berikut adalah contoh dan macam-macam Karakteristik mahasiswa kontemporer :
1. Apatis ( acuh tak acuh terhadap keadaan sosial dan politik ).
2. Pragmatis ( memperhitungakan manfaat dan keuntungan pribadi dan sesaat, pilih-pilih dalam bertindak dan turut serta dalam dunia sosial maupun masyarakat kampus khusus nya.)
3. Hedonis ( hanya gemar foya-foya bersenang senang sesaat )
4. Agamis ( mengutamkan religius dan sombolik agama)
5. Study oriented ( bersegera dalam kuliah, IPK prioritas orientasi, lulus cepat dan bekerja)
6. Idolisasi ( mencari panutan atau teladan untuk di ikuti dan sebagai panutan baik dalam hal agama, akademis, dan aktivitas sosial)
7. Idealis ( peka dan tanggap dalam menyikapi keadaan sekeliling dan mempnyai pendirian/prinsip)
Maka dari itu mari kita sebagai mahasiswa perlu sadar bahawa tidak ada ilmu yang cukup dan akhir dalam proses khusus nya dalam dunia mahasiswa ikuti manfaat kan waktu yang tak akan lama sebagai mahasiswa gunakan waktu dan jangan biarkan waktu perkulihan atau sebgai mahasiswa, ikuti pula untuk menunjang kreatifitas minat bakat pada intra organisasi kampus untuk mengembangkan minat bakat, dan untuk menunjang wawasan ilmu pengetahuan dalam agamis, nasionalis ( cinta tanah air indonesia), sebagai mana assa yang anut oleh salah satu organisasi ekstra kampus PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA ( PMII) , yang bisa di temua di setiap kampus negri maupun swasta di seluruh indonesia,yang berlandaskan haluan ahli sunnah wal jamaah an nadliyah dan cinta tanah air ( nasionalis).
Akhiron
Sedikit mengutip kata kata jose rizal; " Bukanlah pengecut orang yang tiarap peluru mendesing, namun bodoh pula oranng yang menentang peluru hanya untuk jatuh dan tidak kuassa bangkita lagi "
Ditulis Oleh
Ahmad Zaqi A.A[Team Ratama]

